"Jam dua an baru padam dan mayoritas warga yang berusaha memadamkan, PMK datang namun memang bangunan sudah sisa sedikit. Dua bangunan tapi kepemilikan satu orang yang sama, warga kami di RT 6," katanya saat dikonfirmasi korankaltim.com, Sabtu (17/4/2021).
Diketahui memang jarak tempuh dari Kota Tenggarong menuju Desa Jonggon B cukup jauh. Kholil mengungkapkan adapun kelompok Balakarcana yang sempat merapat ke lokasi ialah Balakarcana dari Kelurahan Loa Ipuh Darat.
"Balakarcana ada turun tadi malam dari Loa Ipuh Darat, tapi ya karena akses yang lumayan jauh, jadi mereka datang juga sudah di waktu-waktu terakhir. Dan pada kejadian, langsung mati lampu dan susah jaringan (seluler, red), sehingga tidak banyak yang tahu," ungkapnya.
Dari informasi yang didapatkannya, penyebab kebakaran dikarenakan korsleting listrik. Untuk kewaspadaan bersama, Kholil berharap semua warga tetap siaga dan waspada terhadap kondisi lingkungan di rumah masing-masing.
"Suasana puasa seperti sekarang ini harus tetap waspada. Semoga warga kami yang tertimpa musibah tetap diberikan ketabahan dan kesabaran, bagi warga yang peduli mari silahkan berbagi. Semoga musibah ini untuk terakhir kalinya di desa kami," pungkas Kholil.[]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi