“Kemarin kita kumpulkan teman-teman cater dan workshop ini bagian dari rakor yang sudah kita lakukan, jadi kami ingin dari yang paling bawah sampai atas itu semua mengetahui visi-misi kita dalam pemenuhan kebutuhan air bersih ke masyarakat,” kata Suparno dengan didampingi Kasubag Humas, Alfianur kepada korankaltim.com saat dikonfirmasi ulang, Selasa (13/4/2021).
Ia menjelaskan jika dikaitkan dengan tugas dan tanggung jawab, cater merupakan salah satu ujung tombak pelayanan dan berhubungan erat dengan pelanggan, dan dalam workshop ini membahas persoalan dan solusi apa yang tepat dilakukan bagi cater yang bertugas di lapangan.
“Cater diharapkan harus mengetahui kondisi existing di lingkungan pelanggan, misal jika terjadi pembengkakan pemakaian, water meter yang tidak akurat kemudian kesulitan apa yang ada di lapangan mereka bisa mengungkapkan, karena selama ini kan kita tidak tahu persis apa sih yang menjadi kendala,” jelasnya.
“Jadi kita buka dan bahas bersama yang tujuannya satukan persepsi bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” timpal Suparno.
Untuk meningkatkan kinerja dan motivasi agar seluruh cater Perumda Tirta Mahakam bekerja optimal dan maksimal, manajemen dan direksi memberikan penghargaan kepada dua cater berkinerja terbaik. “Tentunya teman-teman yang melakukan ini sangat luar biasa dan kita berikan apresiasi terhadap kinerjanya. Ya saya tidak bisa memberi apa-apa dan kita kemas lah bingkisan menarik untuk cater terbaik dari total 53 cater yang terbagi di 18 kecamatan. Semoga bisa terus bekerja dedikasi tinggi dan memotivasi bagi yang lainnya,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan