Mauritz mengungkapkan, saat ini pihaknya terus bekerja dan tengah mempersiapkan untuk vaksin massal selanjutnya yang ditujukan kepada kelompok prioritas masyarakat lainnya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebagian masih ada tertinggal.
“Harus 70 persen divaksin semua usia dewasa, itu target kami. Kalau sejauh ini sudah berapa persen belum mengetahui pastinya, yang pasti terus berprogres. Besok masih ada massal lagi sekitar seribu orang dari kelompok prioritas OPD,” ungkapnya.
Ditanya terkait pujian yang dilayangkan pihak kementerian yang memantau langsung pada pelaksanaan vaksinasi massal khusus lansia dan jemaah haji kemarin, Mauritz mengaku cukup senang dan pihaknya akan terus berbenah terutama akan berusaha lebih baik lagi pada vaksinasi massal lansia di dosis kedua.
“Memang kami akui perlakuan untuk vaksin lansia lebih diprioritaskan dan kami lebih aktif menghubungi satu persatu ke mereka, karena namanya usia jadi kami lebih jemput bola lagi. Evaluasi untuk dosis kedua nanti diupayakan kecepatan waktu penyuntikan agar mereka tidak menunggu terlalu lama,” sebut Mauritz.
Kelancaran dan suksesnya vaksinasi massal ini selain peran aktif masyarakat selaku peserta vaksin, tentu juga kesigapan semua petugas kesehatan yang memberikan pelayanan terbaik.
“Mudah-mudahan petugas kesehatannya sehat semua lah. Karena aturan mainnya itu diperlukan 64 orang petugas kesehatan untuk penyuntikan massal dengan target besar yakni target diatas 1000 orang dalam satu hari,” ujar Mauritz.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur