Sedangkan kawasan ulu dilaksanakan di RSUD Dayaku Raja Kota Bangun dan kawasan pesisir di RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar), dr Martina Yulianti menyebutkan, khusus untuk di kawasan Tenggarong ada seribu orang lansia dan jamaah haji yang disuntik vaksin pada hari ini.
“Untuk lansia yang berada di sekitar Kota Tenggarong, yaitu Tenggarong, Loa Kulu, Tenggarong Seberang, Loa Janan dan Sebulu, ya Tenggarong raya lah. Selain disini ada di Kota Bangun yang jamaah hajinya dari Kembang Janggut Kenohan, Muara Maman, Muara Wis,” jelasnya kepada korankaltim.com
“Terus yang di Abadi (RSUD) terdiri dari Samboja dan Muara Jawa, sementara seperti di Marangkayu, Muara Badak dan Sangasanga itu sendiri-sendiri karena jauh faskes ya,” tambah Yuli sapaan akrabnya.
Sebanyak 550 jamaah haji dan 450 lansia yang rampung disuntik vaksin dosis pertama pada hari ini. Pihak Dinkes tetap menerima kategori lansia yang meski belum terdaftar dan belum mendapat undangan dari Dinkes.
“Kami membuka yang membawa KTP itu sekitar 50 an orang, jadi total untuk lansia yang kita suntik vaksin sekitar 500-an ya. Ini pelaksanaannya satu hari saja. Untuk hari Sabtu nanti lanjutan OPD lagi yang kemarin masih ada yang tertinggal,” terangnya.
Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Rujukan Dinkes Kukar, Leni Astuti memastikan, seluruh lansia dan jamaah haji yang memang rata-rata sudah berusia lanjut ini, perlakukan program vaksinasi-nya sedikit berbeda dengan kelompok masyarakat prioritas lainnya.
“Untuk lansia ini setelah dilakukan penyuntikan dosis pertama, maka 28 hari lagi baru dilakukan penyuntikan dosis kedua,” papar |Yuli.
Sementara itu, perwakilan calon jamaah haji, Nurdiansyah mengaku cukup antusias mengikuti program vaksinasi ini. “Arahan dari bu dokter yang kemarin telpon saya harus ditemani, ya hari ini saya ditemani anak saya dan tadi persiapannya ya harus sarapan dulu,” jelasnya lagi..
Antusias mengikuti vaksinasi covid-19 juga ditunjukkan oleh perwakilan lansia, Sidharta bersama istrinya berangkat berdua dengan diantar menggunakan taxi online. “Berangkat berdua tadi bersama ibu, ya tadi kendalanya cuma agak lama mengantre dan harus minum obat dulu untuk menurunkan tensi. Nanti katanya tanggal 22 April baru suntik yang kedua,” beber pensiunan guru ini.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur