Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Martina Yulianti yang ikut bersama rombongan mengungkapkan kunjungan ini sifatnya hanya memantau beberapa lokasi yang menjadi opsi berdirinya rumah sakit di wilayah pesisir itu.
"Baru milih-milih tempat," kata Martina di sela-sela kunjungan ini Rabu (23/3/2021) hari ini.
Jika rummah sakit ini dibangun, akses warga menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih dekat. Pasalnya, masyarakat Muara Badak belum memiliki fasilitas kesehatan yang menunjang sehingga kebanyakan masyarakat di wilayah pesisir ini di rujuk ke rumah sakit RSU AW Syahranie, Samarinda.
Belum lagi masyarakat yang bermukim di kawasan delta mahakam, seperti di desa Muara Pantauan dan desa lain yang perlu menempuh jalur air selama berjam-jam hanya untuk mendapatkan pengobatan.
"Harapannya mereka tidak (jauh-jauh) ke sana," kata Martina.
Seperti RS Aji Batara Agung Dewa Sakti (Abadi) Samboja, Martina menyebutkan rumah sakit ini dibangun agar masyarakat di sekitar kecamatan Samboja tidak perlu jauh-jauh ke Balikpapan untuk m ndapat perawatan medis.
"Karena kan agak susah kalau warga berobat ke kota lain, koordinasinya agak susah," tutupnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur