Direktur P2PTVZ Kemenkes RI Didik Budjianto melihat langsung proses vaksinasi pelaksanaannya yang dilaksanakan di Gedung Bela Diri, Kompleks Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang kemudian secara virtual melihat proses vaksinasi yang dilaksanakan di Kota Bangun dan Samboja.
“Pelaksanaan di ketiga titik ini sudah berjalan dengan tertib. Intinya adalah bagaimana mengadakan kegiatan vaksinasi massal ini menghindari kerumunan," kata Didik kepada awak media.
Didik menekankan di setiap pelaksanaan vaksinasi massal jangan sampai terjadi kerumunan. Jika terjadi, maka petugas harus mengambil langkah untuk melerai kerumunan tersebut terlebih dahulu.
"Misal kerumunan ada di meja 4 (observasi) maka ditutup dulu sementara pendaftaran," paparnya.
Saat ini diseluruh Indonesia secara serentak melaksanakan vaksinasi massal untuk sasaran tahap kedua yakni ASN pelayan publik hingga lansia.
Didik berpesan kepada masyarakat vaksin ini bukanlah obat, melainkan upaya bersama dalam pencegahan penularan virus Covid-19. Namun dia menganjurkan masyarakat yang nantinya mendapat vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Karena vaksin ini hanya memproteksi. Kalau sampai terjadi infeksi maka infeksinya tidak terlalu berat, sehigga mudah untuk disembuhkan," tutup Didik.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur