Wabup termuda dalam sejarah Kutai Kartanegara ini mengungkapkan, pihaknya cukup terkejut jika selama ini penyelenggaraan UKW banyak diselenggarakan dan didukung oleh pihak swasta dari pada pihak pemerintah daerah.
“Saya sudah tanya ke pengurus PWI provinsi yang menyatakan apakah ini hanya dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten atau pemerintah daerah saja, justru ternyata tidak, bahkan lebih banyak kegiatan seperti ini dilaksanakan oleh swasta seperti di Bontang ada beberapa perusahaan yang melaksanakan uji kompetensi,” ungkapnya.
Politisi Golkar ini menyatakan, saat ini dan kedepan pihaknya akan mengintruksikan kepada Diskominfo Kukar untuk bisa menggelar kegiatan serupa secara berkala.
“Insya Allah kami akan menyarankan kepada Diskominfo Kutai Kartanegara untuk bisa melakukan hal seperti ini lagi yang mana tujuannya betul-betul mengevaluasi dan melihat dari kualifikasi teman-teman jurnalis yang ada di Kutai Kartanegara,” papar Rendi.
Rendi sepakat dengan adanya pelaksanaan UKW ini, kualitas sebenarnya profesi wartawan bisa dipertanggung jawabkan, sehingga jangan pernah mengaku-ngaku sebagai karyawan kalau belum pernah mengikuti uji kompetensi.
“Pasti, karena bagaimanapun realita di lapangan banyak sekali yang mengatasnamakan wartawan namun sebenarnya secara kualitas dia belum pernah mengikuti uji kompetensi seperti kemarin. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara siap men-support kegiatan seperti ini untuk men-seleksi sehingga akan menghasilkan wartawan-wartawan yang baik,” tutup Rendi.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur