Ramsyah menyebutkan, forum ini diharapkan dapat bersinergi dengan Kementerian Agama RI dan Kementerian Kesehatan RI khususnya mematangkan persiapan istithaah atau mampu sebagai salah satu syarat untuk menjalankan ibadah haji sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jamaah Haji dan dan PMK nomor 62 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji.
Para anggota forum ini bakal melakukan pendampingan kesehatan para jamaah. Anggotanya, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) mempersatukan seluruh perawat tugas Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)/Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia dalam forum ini.
"Fokusnya terhadap kesehatan jamaah haji daftar tunggu ataupun yang diberangkatkan," kata Ramsyah keoada Korankaltim.com, Selasa (2/3/2021).
"Mulai manasik haji, jadi sebelum keberangkatan, karantina di asrama haji, keberangkatan hingga sampai ke tujuan pemondokan, sampai dia pulang," imbuhnya.
Lantas, apakah pelantikan ini ada hubungannya dengan persiapan musim haji tahun ini ? Ramsyah menjawab, memang belum ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi maupun Indonesia sendiri. Namun hal ini dikatakannya sebagai ancang-ancang jika sewaktu-waktu ibadah haji diperbolehkan kembali di tengah pandemi Covid-19
"Sudah dicanangkan untuk vaksinasi covid ini," jelasnya.
Dalam waktu dekat ini, pihaknya mulai menjalankan kerja-kerjanya. Salah satunya adalah menggelar seminar virtual.
"Seminar virtual itu terkait dengan persiapan musim haji tahun 2021 atau 1441 hijriah," tandasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan