"Tolong itu jalan naik jembatan segera diperbaiki, apa harus nunggu ada korban lakalantas dulu baru diperbaiki. Saya perhatikan sudah lama itu dan semakin hari semakin dalam amblasnya," kata Kasi Pemberdayaan dan Kreativitas Pemuda, Dispora Kukar, Thohari kepada korankaltim.com, Senin (22/2/2021).
Thohari menyebutkan, perbaikan jalan ini diharapkan bisa segera dilakukan oleh instansi terkait karena pentingnya akses jembatan Kutai Kartanegara sebagai urat nadi utama yang menghubungkan Tenggarong dan Tenggarong Seberang. "Bukan untuk Tenggarong dan Tenggarong Seberang saja, jembatan itu juga digunakan bagi warga Samarinda dan lainnya," sebutnya.
"Terlebih lagi bagi ambulan dan kendaraan emergency yang menggunakannya, kan Rumah Sakit Parikesit ada di seberang, belum lagi fasilitas wisma atlet juga yang ada di seberang. Kondisi pandemi lagi saat ini jadi harapan kami kalau bisa segera diperbaiki dalam pekan ini juga," timpal Tohari.
Hal senada juga dipertegas oleh salah satu warga Desa Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang, Togar yang menegaskan, selain berpotensi kecelakaan tunggal bagi pengendara yang melintas, rusaknya salah satu ruas jalan jembatan itu juga berpotensi menyebabkan tabrakan antar kendaraan yang berlawanan arah.
"Bahaya sekali, kendaraan yang dari arah Kota Tenggarong tentu dia akan berusaha memilih jalur yang agak kekanan untuk menghindari jalan yang rusak, sementara yang dari jembatan juga melaju kencang di jalurnya. Ini bahaya kalau tidak segera diperbaiki," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan