Salah satu nelayan, Abdillah mengatakan, hadirnya ikan yang memiliki ciri khas bintik-bintik putih di sekujur tubuhnya ini diketahui kehadirannya sejak tengah malam tadi. "Kalau saya di lokasi bagan itu mulai tadi malam, dan tengah malam itu hiunya sudah berputar-putar, nah baru pagi tadi saya abadikan momen dengan rekam video," kata Abdillah kepada korankaltim.com, Sabtu (13/2/2021).
Penampakan ini sangat langka, karena menurut Abdillah, momen hiu paus pernah hadir di perairan Muara Badak ialah sudah beberapa tahun lalu, tepatnya 2017. Ia berharap kondisi perairan yang bagus ini turut dijaga oleh semua pihak dan mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam upaya menjaganya.
"Alhamdulillah dari tim pengawasan, kondisi perairan disini semakin bagus dan program tanam tumbuh karang juga sedang digiatkan ini di Pangempang," sebutnya.
Dalam video yang diunggah Abdillah di medsos dan disebar luaskan oleh Facebook Kabar Muara Badak ini, semakin mempertegas bahwa hiu paus ini ternyata memang tak seganas namanya. Bagi para nelayan, spesies ini dikenal cukup bersahabat sehingga saat hiu ini muncul ke permukaan, tak jarang para nelayan juga turut melemparkan ikan-ikan kecil untuk jadi santapan hiu paus yang memiliki nama ilmiah rhincodon typus ini.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan, Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kukar, Edy Haryadi berharap, dengan kondisi perairan yang bagus ini maka semakin berlimpah juga kualitas sumber daya ikan yang dihasilkan nelayan Kukar khususnya di Muara Badak. Menyikapi momen yang cukup langka yaitu kehadiran hiu paus di Muara Badak, Edy mengaku sedikit terkejut.
"Ya sangat jarang sih, karena setahu kami hiu paus itu sering menampakkan diri di Berau, tepatnya di Tanjung Aru. Ya bagus saja sih kalau hiu paus itu beruaya (migrasi, red) ke perairan kita, hal ini menandakan kondisi dan kualitas perairan kita sangat bagus," tegasnya.[]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi