"Sehingga harus ada langkah nyata di lapangan pada level mikro, yaitu di RT-RT," kata Dandim 0906/TGR, Letkol (Inf) Charles Alling menjabarkan program ini.
Di awal-awal kebijakan ini, kata Alling, RT Sigap ini digagas menjadi percontohan bagi kecamatan di Kukar. Hal ini pun dipaparkannya kepada Bupati Kukar Edi Damansyah dan disambut baik.
Maka dalam waktu dekat ini, seluruh kecamatan bersinergi dengan Koramil dan Polsek akan membangun RT Sigap di wilayah masing-masing yang ke depannya akan difokuskan sesuai zona.
"Kalau dilihat dari SE Mendagri itu kan ada tempat zonasi, merah, kuning dan hijau. Itu akan menyesuaikan memenuhi kriteria-kriteria dalam konteks penanganannya dan treatmennya," jelasnya.
Pihaknya percaya, skala akar rumput bisa ditata dan memberikan dampak signifikan dalam menekan angka penyebaran Covid-19 sekaligus membangun ketangguhan wilayah.
Paling tidak, akan ada 15 pos RT Sigap di masing-masing kecamatan. Hari ini juga akan disebarkan surat ke 18 kecamatan untuk menindaklanjuti program ini.
"Jadi ini gayung bersambut, semua bersinergi. Kita semuanya memainkan peran untuk mendukung hal yang sangat baik ini," demikian Alling.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan