"Karena memang kita sendiri kan sebenarnya sudah punya kebijakan terhadap hal itu, dan Alhamdulillah hasil pantauan kita kemarin hasilnya kebijakan bisa direspon oleh masyarakat," kata Sunggono.
Pantauan pihaknya kemarin, tidak ada komplain masyarakat yang berlebihan. Kemudian kebijakan ini bakal dievaluasi pelaksanaannya di Kukar sendiri. Selain agak terkesan mendadak, pihaknya tidak ingin membuat kebijakan yang dinilai ekstrim agar tidak ada resistensi masyarakat.
"Sehingga menyebabkan kepanikan atau komplain masyarakat yang berlebihan,"sebutnya.
Kepatuhan masyarakat akan dipantau pada akhir pekan yang akan datang. Selain itu, lanjut Sunggono, kebijakan yang dilaksanakan di Kukar belum menunjukan pengurangan angka kasus terkonfirmasi positif. Kemungkinannya, pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat pada akhir pekan ini akan lebih diperketat atau berbeda dibanding dua hari kemarin.
"Kita kabupaten/kota akan coba untuk berisnergi supaya Ingub (instruksi gubernur, red) efektif untuk menanggulangi atau mengurangi penyebaran covid antar wilayah," tuturnya.
Pihaknya maklum terhadap masyarakat yang masih berkeliaran saat kebijakan Kaltim Steril kemarin. Karena menurutnya masyarakat masih butuh penyesuaian.
"Nanti kalau kita liat dengan cara-cara seperti itu kita perlu lebih tegas, ya kita akan lakukan," demikian Sunggono.[]
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Rusdi