"Kalau memang nantinya petugas minta tutup, ya kami tutup," kata Suriyani, salah satu pedagang yang membuka lapak sayurnya.
Suryani mengaku terpaksa berjualan. Dia bercerita, dagangannya itu harus dia jual agar bisa memenuhi keperluannya yang sangat mendesak.
"Kalau saya diusir dari kontrakan, bagai mana ?" ujarnya.
Namun nampaknya sejauh ini belum ada kebijakan yang mengharuskan kegiatan di pasar itu untuk dihentikan total pada pekan ini.
Benar saja, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono saat dikonfirmasi media ini melalui pesan pesan WhatsApp mengatakan, pihaknya memahami situasi para pedagang dengan kebijakan Kaltim Steril ini.
"Kami memahami situasi psikologis yang dialami masyarakat, khususnya untuk hari pertama ini," ujar Sunggono.
Oleh karena itu, perniagaan di pasar sejauh ini masih diperbolehkan aktivitasnya, petugas pun sudah melakukan penyemprotan disinfektan di areal pasar tersebut. Hanya saja aktivitasnya masih dalam pengawasan petugas penegakkan hukum dan disiplin protokol kesehatan.
"Untuk minggu ini diawasi secara ketat dulu," tandasnya.[]
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Rusdi