Rakor dihadiri seluruh kepala cabang dan ranting PDAM di 18 Kecamatan se-Kutai Kartanegara, Kamis (21/1/2021).
Rakor yang dilaksanakan di Graha Tirta Mahakam IPA I Sukarame ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna turut peduli dalam penanggulangan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Rakor kita laksanakan seperi biasa, di awal tahun dilakukan untuk evaluasi monitoring apa yang kita lakukan di 2020, sejauh mana cakupan layanan di 18 Kecamatan, terus target kita di 2020 kemarin tercapai atau tidak,” kata Direktur Utama, Suparno kepada korankaltim.com, Kamis (21/1/2021).
Pentingnya dilakukan di awal tahun, Suparno menyebutkan hal ini sebagai langkah awal PDAM Tirta Mahakam untuk menetapkan target apa saja yang akan ditetapkan di 2021.
“Ini sebagai starting kita, kemudian yang diharapkan seluruh kepala cabang dan ranting yang hadir pada hari ini bisa mempolakan, memetakan apa sih kendala yang ada di masing-masing kecamatan,” sebutnya.
Dengan dikoordinasikan secara bersama-sama, maka perencanaan dan tindakan nyata yang tepat bisa dilakukan di masing-masing kecamatan sesuai dengan kendala masing-masing yang dihadapi.
“Sehingga dengan rakor ini bisa kita maping-kan skala prioritasnya yang mana. Untuk memenuhi target sesuai keinginan pemerintah itu bisa tercapai. Yakni bagaimana layanan air bersih ini pada tahun 2024 itu bisa 80 persen,” tegasnya.
“Saat ini baru 64 persen, makanya untuk pembangunan sarana air bersih ini tidak bisa dibangun dan dikerjakan sendiri, ini simultan dengan turut kerja sama pemerintah lintas sektor, provinsi dan pusat,” demikian Suparno.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan