“PPKM ini sebenarnya di Kukar sudah berlaku sejak dulu pada saat kita menerapkan pembatasan aktivitas sosial. Namun saya masih melihatnya ada beberapa masyarakat kita yang masih enggan mengenakan masker,” katanya kepada korankaltim.com, Rabu (20/1/2021).
Tingkat kesadaran masyarakat masih sangat minim, terutama masih banyaknya warga yang melakukan kerumunan dengan nongkrong-nongkrong yang tidak jelas. “Masih banyak warga kita itu yang nongkrong-nongkrong dan tidak mengenakan masker. Yang pasti suatu saat aparat dari Satgas Covid melakukan razia, baru itu mereka teriak-teriak,” sebutnya.
Diketahui, per hari ini ada total 5.984 kasus terdiri dari 5.974, 10 kasus reinfeksi, dengan rincian 950 orang sedang menjalani isolasi, 4.919 dinyatakan sembuh, 115 meninggal dunia dan tiga kasus probable.
Chairil menegaskan, PPKM sudah dilakukan secara efektif sejauh ini namun memang di kawasan tertentu harus dilakukan upaya perlakukan khusus yang diketatkan lagi. “Khusus di daerah-daerah tertentu yang mengharuskan perlakukan khusus lagi dan lebih ketat. Yang namanya penyakit ini angkanya fluktuatif, namun tetap kita berharap dan berdoa, berikhtiar terus,” tegasnya.
“Karena kan saat ini vaksin ada dan tetap prokes harus diutamakan secara ketat, semoga ini jadi upaya kita bersama,” demikian Chairil.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan