"Kutai Kartanegara ini kan sudah jelas sejarah dan daya tariknya, merupakan kerajaan Hindu tertua dan sudah ditentukannya kita sebagai bagian IKN (Ibu Kota Negara) baru nantinya. Jadi kawan-kawan investor tak perlu ragulah," katanya kepada korankaltim.com, Senin (18/1/2021).
Toi sapaan akrabnya menjelaskan, dengan ditetapkannya sebagai IKN, tentunya akan semakin memperkuat kepercayaan para investor untuk berinvestasi di Kukar karena dipastikan akan banyak masuk jumlah penduduk baru ke Kalimantan Timur tak terkecuali ke wilayah Kukar sehingga dipastikan perputaran ekonomi juga pasti akan berkembang pesat.
"Sudah diprediksi secara hitungan itu akan ada 1,5 hingga 2 juta orang yang akan ke Kaltim. Nah mereka ini tentu akan mencari tempat weekend-nya atau segala macamnya. Tidak lagi mereka ke Balikpapan atau Samarinda karena penuh. Jadi tujuan tepatnya pasti ke wilayah Kutai Kartanegara ini," jelasnya.
Ditegaskannya lagi, para investor jangan ragu untuk berinvestasi di Kukar. Karena selain fakta sejarah yang mendunia, Kukar juga menjadi kawasan penyangga IKN baik pangan maupun sektor strategis lainnya. "Kita pada IKN 2024 mendatang tentu menjadi daerah penyangga, selain penyangga pangannya ya juga penyangga untuk kebutuhan wisata," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan