Kalangan tersebut yakni penyintas Covid-19, ibu hamil dan menyusui, pasien terapi jangka panjang penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung, penyakit autoimun (lupus, sjogren, vasculitis), penderita penyakit ginjal, penderita reumatik autoimun, penderita penyakit saluran pencernaan kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita kanker penerima transfusi, penderita gejala ISPA tujuh hari sebelum vaksinasi, penderita diabetes melitus, penderita HIV, penderita penyakit paru.
Namun dalam catatan, kalangan ini bisa divaksin dalam kondisi tertentu.
"Itu sesuai rekomendasi ahli," kata Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara (Kukar) Martina Yulianti kepada Korankaltim.com, Kamis (7/1/2021).
Diketahui vaksin ini sudah diuji klinis kepada subjek berusia 18-59 tahun. Untuk anak dan lansia, belum ada hasil uji klinis fase III untuk kelompok usia anak dan lansia. Sehingga belum diketahui pasti kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau efek yang ditimbulkan.
Namun diketahui pula produksi vaksin lainnya sedang melakukan uji klinis untuk kelompok usia anak dan lansia.
"Belum bisa divaksin dengan vaksin yang ada sekarang (sinovac), tunggu vaksin berikutnya," ujar Martina.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Rusdi