"Sebagai wakil rakyat dari Dapil Tenggarong ini, kami sudah sampaikan kepada pemerintah melalui Rapat Banggar untuk segera dianggarkan dan dieksekusi dengan anggaran darurat penanggulangan bencana," katanya kepada Korankaltim.com, Jumat (25/12/2020).
Saparuddin mengungkapkan, dalam pantauannya memang ada beberapa kali dilakukan upaya penanggulangan, namun dikarenakan kondisi cuaca hujan dan labilnya struktur tanah di lokasi, menyebabkan longsor susulan selalu saja terjadi jika sedang kondisi hujan.
"Kami juga menghargai upaya yang sudah dilakukan, cuma belum maksimal dan belum tuntas, kalau perlu alat berat standby di lokasi, termasuk akses jalan dari Ladaya ke Spontan, itu belum ada penanganan sama sekali," ungkapnya.
Politikus PKS ini menegaskan, harusnya ada tindakan darurat misalnya menguruk lubang pada kawasan jalan Ladaya menuju Spontan.
"Harusnya di sana dilakukan pengurukan lubang dengan batu tronjolan atau agregat atau apalah yang lebih paham itu ya Dinas PU," tegasnya.
"Mudahan direspon dan segera ditindaklanjuti oleh pihak yang terkait, apalagi ini lokasinya di Ibukota Kabupaten tidak jauh dari kantor Dinas PU," pungkas Saparuddin.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan