"Termasuk mengontrol cadangan pangan barang pokok aman sampai beberapa waktu ke depan," kata Sunggono kepada Korankaltim.com.
Menurut Sunggono, TPID bekerja dengan baik dalam mengendalikan inflasi daerah. Terkhusus di masa pandemi ini, tim berhasil menjaga agar tidak terjadi kelangkaan barang yang berakibat meningginya harga barang.
"Kami cari tahu ketersediaan, cari tahu jejaring kabupaten kota lain yang bisa membantu memenuhi ketersediaan dan sebagainya," jelasnya.
Menurut laporan pihaknya, sejauh ini belum terjadi lonjakan harga yang menjelang natal dan tahun baru. Sejauh hanya komoditas daging yang mengalami kenaikan kurang dari 10 persen dari Rp125 ribu per kilo.
Kemungkinannya, lonjakan akan terjadi jika distribusi ke wilayah-wilayah terjadi hambatan.
"Misalnya rusaknya jembatan di long penjalin, atau gulma di daerah jantur - Muara Muntai, itu sudah kami diskusikan bagaimana jalan keluarnya," ujarnya.
"Termasuk kita menjaga agar tidak ada penumpukan," tandasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan