Titik-titik tersebut antara lain adalah objek-objek wisata dan tempat berkumpulnya orang.
Ada dua objek wisata yang dikelola oleh swasta akan dijaga ketat oleh tim gabungan ini yakni objek wisata Kembang Jaong dan Ladaya. Pada gelar apel pasukan Ops Lilin 2020, diperkirakan objek-objek wisata tersebut bakal ramai pengunjung.
"Takut ada lonjakan memang kita antisipasi," kata Kabid Dalops Dishub Kukar, Abdul Samad, Selasa (22/12/2020).
Diketahui, objek wisata yang dikelola pemerintah bakal ditutup. Termasuk Pulau Kumala yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan saat libur besar.
Kemudian, pos-pos jaga ditempatkan di titik yang ramai. Salah satunya di bawah jembatan Kutai Kartanegara.
"Kebetulan saya dua minggu lalu merasakan, di bawah jembatan overload pengendara. Jadi saya sampaikan di Polres, kita ada optimalisasi di bawah jembatan," jelasnya.
Pos jaga juga berdiri di Tenggarong Seberang. Tepatnya di pos polisi depan Lembuswana perbatasan kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang dan pos di Desa Teluk Dalam.
Di situ merupakan entry point, dimana pelaku perjalanan dari luar Tenggarong harus memiliki tujuan penting untuk datang ke Kukar saat natal dan tahun baru.
"dia (pengendara, red) akan disuruh putar balik kalau tidak ada kepentingan," ujarnya.
Untuk daerah luar Tenggarong, tim terpadu juga melakukan pengawasan dan penjagaan di Kilometer 54 Loa Janan dan Kota Bangun. Mobil derek telah disediakan di kantor Dishub Kukar untuk lanyanan.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan