“Akhir pengerjaannya kalau menurut kontraknya itu berakhir tanggal 12 Desember tadi, namun ini ada perpanjangan waktu 50 hari jadi deadline-nya di akhir Januari tahun depan. Optimis insya Allah selesai, ini tinggal sedikit,” kata Suwarto kepada Korankaltim.com, Senin (21/12/2020).
Suwarto mengungkapkan, lokasi yang cukup menguras waktu tenaga dan pikiran adalah di kawasan Jalan Danau Uwis, karena lokasinya sempit dan banyak fasilitas umum seperti kabel PLN, Telkom dan jaringan pipa PDAM.
“Itu yang bersentuhan langsung jadi ekstra hati-hati kerjanya. Namun kami tetap berkoordinasi dengan kawan-kawan. Untuk masyarakat sendiri kalau yang di Uwis ini juga sempat mengeluh juga, karena salah teknis dikarenakan untuk menyikapi pelaksanaan pemilu jadi dilakukan penimbunan tanah,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi dukungan masyarakat cukup kooperatif dalam pengerjaan proyek drainase ini. Suwarto juga memaklumi kalau ada warga yang merasa sedikit kesal dengan pekerjaan yang sudah memakan waktu lebih satu bulan ini namun belum selesai. “Kami memaklumi karena pekerjaan sebulan belum selesai, sementara kan kegiatan mereka terganggu, namun ya bagaimana lagi kondisi lah yang menyebabkan hal itu terjadi, ditambah lagi hujan,” bebernya.
“Kalau kemarin tidak kita timbun tanah karena untuk menyikapi pemilu, ya mungkin keluhan dari warga tidak terlalu lah ya. Padahal tahapan kita memang belum sampai di penimbunan tanah itu, kemarin karena untuk menyikapi pelaksanaan pemilu, yang pasti nanti beton itu di atasnya kita finishing lagi dengan dicor,” timpal Suwarto.
Adapun titik yang dikerjakan untuk penanggulangan banjir ialah di kawasan Jalan Danau Jempang, Cut Nyak Dien, S Parman, Danau Murung, Danau Uwis, Delta dan Jalan Kartini.
“Di jalan S Parman dan Kartini kan sedang proses ini, dan tiga hari ke depan akan kita buka lagi jalannya sementara saat ini sedang kami cor. Untuk di Jalan Danau Jempang normalisasi sudah selesai tinggal dirapikan, intinya pekerjaan mayor di titik Jalan Danau Jempang itu sudah selesai,” tegasnya.
“Kami berkeyakinan prediksi di akhir Desember ini sudah rampung, tapi kami tidak ingin berekspektasi tinggi dulu ya, yang pasti bekerja secara normal-normal saja karena prediksi pekerjaan dan kendala di lapangan tidak bisa kita tebak dan ada saja pasti,” pungkas Suwarto.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan