Lurah Loa Tebu, Lukman mengaku sangat gembira dan bersyukur dua dusun yang selama ini selalu gelap gulita akhirnya bisa menikmati penerangan dari PLN selama 24 Jam.
"Alhamdulillah kami bersyukur setelah 50 tahun akhirnya Bengkinang dan Batu Dinding bisa menikmati listrik 24 jam dari PLN," kata Lukman kepada korankaltim.com, Kamis (10/12/2020).
Lukman mengungkapkan, listrik pertama kali bisa dinikmati pada (7/12/2020). Saat mengetahui listrik di rumah dan kawasan tempat tinggalnya sudah bisa dinikmati, Ketua RT 20 Dusun Batu Dinding Kelurahan Loa Tebu, Sahli menangis terharu dan sujud syukur.
"Ketua RT nya sampai nangis kemarin itu. Sujud syukur dia. Pak RT 20 Batu Dinding namanya Sahli," ungkap Lukman.
Ia menyebutkan jumlah KK di kedua Dusun terujung yang sama-sama menjadi area ring 1 salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Kalimantan dan kini sudah tutup tersebut berjumlah puluhan KK. Khusus Dusun Bengkinang, kawasan wilayahnya langsung berseberangan dengan PLTU Tanjung Batu.
"Bengkinang itu 90 an KK, kalau Batu Dinding itu 80 KK. Ya semoga seiring dengan sudah masuknya listrik PLN, kedua kawasan ini semakin maju dan tidak lagi menjadi tertinggal serta perekonomian masyarakat nya juga turut meningkat," demikian Lukman.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan