Sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp700 juta, nyatanya RSUD AM Parikesit malah mendapat bantuan alat donor darah Afaresis dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Hal ini disampaikan Plt Dirut RSUD AM Paeikesit, Martina Yulianti.
Semula, alat untuk kepentingan terapi konvalesen itu bakal dibeli menggunakan dana Dana Insentif Daerah (DID). "Mau diberi Kemenkes, dari DID gak jadi," kata Martina kepada Korankaltim.com, Rabu (11/11/2020) kemarin.
Diketahui, alat tersebut dipergunakan berguna untuk menyaring darah penyintas Covid-19 untuk diambil plasmanya dan diinjeksikan kepada penderita Covid-19 sebagai bagian dari terapi.
Karena tidak jadi pakai DID untuk membelinya, maka dana insentif tersebut bakal dipergunakan untuk keperluan medis lainnya.
Alat tersebut saat ini masih dalam proses dan bakal dikirimkan kementerian dalam waktu dekat. "Mudah-mudahan bulan depan sudah datang," harap Martina. (*)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur