Pelatihan dilaksanakan dua tahap mengingat situasi pandemi, sehingga diharapkan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan.
“Tahap pertama dilaksanakan sejak kemarin sampai besok, diikuti 40 orang, untuk tahap kedua dilaksanakan tanggal 17 sampai 19 November pekan depan, diikuti 35 orang,” kata Ali kepada korankaltim.com, Rabu (11/11/2020) hari ini.
Ali yang juga Ketua Panitia kegiatan pelatihan ini menyebutkan, ada empat pelatihan yang diberikan oleh tim pelatih dari Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) ini yaitu pelatihan desain grafis, pelatihan teknik branding dengan foto produk, pelatihan digital marketing dan pelatihan pembuatan bucket dan pemasaran online.
“Untuk tahap pertama dilakukan bagi peserta dari pelatihan foto produk yang diikuti peserta dari Tenggarong, Loa kulu, Sebulu dan Loa Janan. Sedangkan untuk pelatihan desain grafis diikuti peserta dari Irma Masjid Sadjid Kelurahan Baru, pemuda Gereja, Ponpes L2 Tenggarong Seberang, Pramuka dan dari Tenggarong,” papar Ali.
Untuk pelatihan bucket dan pemasaran online diikuti dari Tenggarong, Muara Badak, Loa Janan dan Tenggarong Seberang. Sementara itu untuk pelatihan digital marketing diikuti oleh peserta dari Tenggarong. “Narasumber pada pelatihan ini berasal dari tenaga ahli dari Klinik WPM, Dosen Unikarta dan para pemuda pelaku usaha yang sudah berhasil,” tegasnya. (*)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur