“Ini adalah angkatan pertama, bimbingan teknis dai masuk desa Kukar tahun 2020 pesertanya 50 orang dari 18 kecamatan, dilaksanakan selama tiga hari, instrukturnya para dai mubaligh yang ada di Tenggarong ada sembilan orang dan itu termasuk dari tim seleksi kemarin yang langsung kita jadikan instruktur,” kata Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian Kesra, H Suprianto didampingi Kasubag Bina Mental Spiritual, Amir Hady kepada korankaltim.com, Rabu (11/11/2020).
Pelaksana tugas (Plt) Kukar Bupati H Chairil Anwar menyampaikan, program ini merupakan upaya mengimplementasikan visi misi dari bupati sebagai wujud pembinaan mental spiritual masyarakat. “Salah satu wujudnya yaitu Ddai masuk desa dan ini dilaksanakan setahun sekali bertepatan dengan Hari Pahlawan, bagi saya pribadi para dai sesungguhnya merupakan sosok pahlawan masa kini, yang mengemban misi memerdekaan umat Islam dari segala keterbelakangan, ketertinggalan, kegelapan, menuju masa depan yang terang benderang,” ucap Chairil.
Usai mendapat Bimtek ini, 50 Dai langsung kembali ke desa-nya masing-masing. Mereka mendapat fasilitas dari pemkab berupa uang saku dan uang sewa rumah. “Tidak banyak tapi insya Allah cukup dan mereka masuk desa masing-msing bulan ini. Kami harapkan para dai ini bisa diberdayakan dan masuk pada struktur pemerintahan desa-nya masing-masing,” harap Amir Hady. (*)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur