“Kaitannya pemenuhan air bersih rumah ibadah tentu menjadi prioritas. Kami tidak akan melakukan pemutusan sambungan di rumah-rumah ibadah yang tersebar dan yang menjadi pelanggan layanan kami,” kata Suparno kepada korankaltim.com, Senin (26/10/2020).
Ia mengungkapkan keberadaan rumah ibadah tentu turut mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi dan mencegah penyebaran Covid-19.
“Kita tentu turut mendukung upaya bergerak searah melawan Covid-19. Makanya untuk layanan pemenuhan air bersih di rumah-rumah ibadah tetap menjadi prioritas karena air tentu tidak bisa dipisahkan dengan rumah ibadah,” ungkapnya.
Suparno baik secara pribadi dan kelembagaan PDAM Tirta Mahakam mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam upaya bersama melindungi diri dari covid-19. Di internal PDAM, setiap hari masuk kantor tetap menerapkan 3 M, hal ini wajib bagi semua insan PDAM baik itu di cabang maupun di kantor pusat.
Suparno juga menegaskan agar seluruh staf, pejabat struktural dari tingkatan direksi hingga cakupan paling bawah diwajibkan secara konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam rangka melindungi diri sendiri dan keluarga terdekat. Sepulang dari aktivitas pekerjaan kantor dan pekerjaan di lapangan, ketika pulang ke rumah jangan langsung berkumpul dengan keluarga, namun wajib membersihkan diri terlebih dahulu baik badan maupun pakaian yang dikenakan.
"Yang paling penting juga kepada teman-teman yang di cabang harus mampu memastikan ketersediaan air bersih untuk pelayanan distribusi setiap saat ke warga yang menjadi cakupan wilayah pelayanannya. Karena air bersih adalah salah satu syarat untuk menekan penyebaran virus corona ini. Mari kita sama-sama bergerak searah melawan corona,” pungkasnya.[]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi