Beruntung dalam kejadian tersebut, enam Anak Buah Kapal (ABK) selamat. Diantaranya, Suriadi (48) nahkoda kapal, Kasmin Sarekat (22), Darmansyah (51), Rony Sambai (44), Rivandi Kasdian (21) dan Sunur (36). Keenam orang tersebut adalah warga Sulsel dan Gorontalo.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan kejadian bermula, Kamis (15/10/2020) sore, saat kapal KLM Hikmah Bahari berangkat dari Berau menuju Bitung dengan muatan kernel 700 ton.
Sesampainya di lokasi kejadian pada Jumat, kapal diterjang ombak besar selama empat jam, sehingga kapal tersebut pun tenggelam. Sementara enam orang ABK berusaha menyelamatkan diri. Pada Minggu (18/10/2020) pukul 08:00 WITA, kapal MV Shagar Shakti melintas di lokasi kejadian dan melihat enam orang ABK terapung di tengah laut.
Melihat itu, nahkoda kapal MV Shagar Shakti pun menyelamatkan enam orang tersebut. “Semua korban selamat,” kata Melkianus Kotta, Senin (19/10/2020).
Selanjutnya, Tim Gabungan Sargab dengan menggunakan RIP Basarnas melakukan evakuasi korban dari MV Shagar Shakti pada pukul 24:25 WITA dengan membawa enam ABK turun ke RIP yang kemudian dievakuasi ke Pos AL Anggana, Kukar.
Selanjutnya dievakuasi kembali dengan mobil ambulans PMI Kota Samarinda guna dibawa ke RS AW Syahrani Samarinda untuk pengamanan medis sesuai atandar protokol kesehatan Covid-19.
Penulis: sabri
Editor : Bambang Irawan