Suparno mengatakan, Rakor ini membahas tentang usulan dari masyarakat yang belum memiliki jaringan pipa.
"Ini untuk jalan dan gang-gang yang belum terdapat pipa layanannya dan potensi pelanggannya ada akan diupayakan pemasangan pipa distribusi dan untuk calon pelanggan yang menenuhi kriteria program MBR akan diusulkan pada tahun 2021 belum ada jaringan pipanya, nah rapat ini membahas kaitannya dengan itu,” kata Suparno didampingi Kasubag Humas PDAM Tirta Mahakam Alfianur kepada korankaltim.com, Rabu (14/10/2020).
Untuk turut mendukung sarana prasarana pemenuhan air bersih ini, Suparno mengungkapkan untuk kawasan Desa Tani Bakti khususnya kawasan yang berada di gang-gang yang saat ini belum mempunyai jaringan pipa tersiernya akan diusulkan melalui APBD tahun 2021 serta mendukung program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk tahun 2021.
“Khusus untuk PDAM Cabang Loa Janan tahun 2021 akan mendapatkan jatah MBR sebanyak 500 Sambungan Rumah (SR) hal ini sesuai usulan masyarakat melalui ketua RT dan kepala dusun untuk tambahan jaringan pipa,” tegasnya.
“Yang pasti kami PDAM akan usulkan agar bisa diakomodir di APBD 2021,” pungkas Suparno.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan