Berwisata di atas air sambil menikmati keindahan alam, dapat menjadi salah satu tujuan wisata saat ini. Pada situasi pandemi seperti sekarang, pengunjung tidak perlu takut dengan keramaian.
Taman Gubang merupakan wisata baru yang muncul di tengah ramainya situasi pandemi, sehingga keberadaannya masih belum akrab di telinga wisatawan. Berada di bagian dalam terpecil Kampung Kajang, Desa Loa Ulung Kecamatan Tenggarong Seberang, tempat ini dapat memanjakan pengunjung dengan nuansa wisata yang santai dan tenang dari hiruk-pikuk perkotaan.
Pengelola Taman Gubang, Ahmadi bercerita tentang muasal terciptanya wisata ini berawal dari sebuah musibah. “Awalnya dari musibah yang saya alami yaitu musibah kebakaran,” ucapnya, Jum’at (4/9/20).
Berawal dari kejadian itu, akhirnya ia memutuskan untuk hijrah pindah ke tepi danau dan memulai semuanya dari awal lagi. Sebelumnya, tanah yang berada di tepi danau tersebut merupakan kebun miliknya yang akhirnya sekarang dibuat menjadi sebuah lokasi wisata.
Dengan biaya yang relatif murah, anda bisa menyewa Gubang Halus (Bahasa Kutai untuk kapal kecil) dan Gubang Kembar (kapal kembar) yang lebih besar dengan kapasitas penumpang 18 sampai 20 orang. “Kalau gubang yang halus itu Rp20 ribu, yang gubang kembar Rp100 ribu,” sebutnya.
Beberapa waktu lalu, Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, sengaja bertandang ke desa ini untuk menikmati wisata taman gubang.
Ahmadi mengatakan, Bupati Kukar sangat mendukung rencananya, karena ini merupakan sebuah kreatifitas masyarakat yang mampu melihat potensi wisata dan berusaha mengembangkannya. “Bupati kukar itu mendukung,” katanya.
Meski terbilang baru, kurang lebih tiga bulan dari Juni hingga Agustus, namun sudah banyak wisatawan yang datang untuk menikmati suasana alam yang ditawarkan. “Malah banyak yang datang itu orang dari Samarinda,” ujarnya.[]
Penulis : Lodya Astagina
Editor : Rusdi