"Jadi ada lomba behempas bantal, dagongan, kelom panjang, belogo, begasing, enggrang, asen naga, balap perahu tradisional, menyumpit, panahan tradisional, behempas rotan dan balap perahu naga," kata Awang Ilham kepada koran Kaltim.com, Senin (20/7/2020).
Ameng sapaan akrabnya menyebutkan, pelaksanaan lomba Oltrad terpusat di Kawasan Stadion Aji Imbut Tenggarong dan Sungai Tenggarong.
Pelaksanaan lomba tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. "Untuk peserta nya ini dari desa-desa yang ada di kecamatan-kecamatan, namun tidak semua kecamatan karena masih pandemi Covid jadi bagi yang aksesnya terjangkau saja yang mengikuti ini," sebutnya.
Dia mengajak seluruh masyarakat Kukar khususnya Tenggarong untuk turut mensukseskan lomba Oltrad ini. "Mari sama-sama kita sukseskan lomba ini, terkhusus bagi generasi muda mari kita sama-sama pelajari lomba tradisional asli milik kita dan sama-sama kita lestarikan untuk kekayaan budaya asli Kutai yang nantinya bisa menjadi daya tarik wisata baik regional, nasional bahkan internasional," pungkasnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi