"Belum ada progres lagi terkait Erau dan memang benar kita fokus penanganan corona ini dulu, karena memang untuk skala besar seperti itu mungkin belum bisa dilaksanakan dalam posisi sekarang," kata Sultan didampingi juru bicara Sultan Raden Dhanur Dwi Jatmiko, kepada korankaltim.com, Senin (6/7/2020).
Ia memuji sikap kehati-hatian dilakukan pihak pemerintah dengan tidak buru-buru dalam menetapkan sebuah kebijakan. Salah satunya menunda kegiatan Car Free Day (CFD).
"Meskipun mempertimbangkan jarak nyatanya CFD masih ditunda oleh pemerintah. Apalagi, Erau. Warga berkumpul dengan skala besar bahkan sudah jadi event nasional dan internasional, jadi semacam ini tidak dijalankan dulu lah sementara," ungkapnya.
Dalam penanganan Covid-19, yang pertama dilakukan pada saat pemulihan tentu sektor ekonomi, kemudian melonggarkan aktivitas tempat ibadah, wisata dan festival.
"Untuk Erau ini wisata dan festival, makanya agak berat masih, sementara persiapan untuk Erau pada September seperti biasa, tentu sangat mepet," terangnya.
Pemerintah, lanjutnya, sampai saat ini belum melakukan koordinasi dengan Kesultanan.
"Dana pun masih ditahan sampai sekarang ini, jadi kemungkinan besar untuk potensi Erau itu di tahun ini masih diragukan," tegasnya.
Sekretaris Kabupaten Kukar H Sunggono mengaku akan menggelar rapat dulu terkait kepastian Erau pada tahun ini.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi