"Untuk hewan kurban dari daerah lain yakni Sulawesi dan NTT seperti tahun-tahun biasanya itu, diprediksi awal bulan depan sudah masuk lagi ke Kaltim," kata Kepala Seksi Budi Daya Ternak Distanak Kabupaten Kukar, Indra Wijaya kepada Korankaltim.com, Senin (22/6/2020).
Saat pandemi Covid-19 saat ini, Indra memastikan Distanak sudah memastikan ketersediaan hewan kurban.
“Kalau ada penurunan atau peningkatan warga yang berkurban, ya kami perkirakan jumlahnya kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, dan tidak begitu pengaruh dengan pandemi ini. Tahun lalu (2019) sekitar 2.000-an ekor sapi dan 800-1.000 ekor kambing dikurbankan. Tahun ini besar kemungkinan juga kurang lebih sama," ungkapnya.
Ia menjelaskan, menyambut hari raya Iduladha pada 31 Juli 2020 mendatang, pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan dini. Seperti bersurat ke UPT Distanak se-Kukar mengenai ketersediaan hewan kurban.
Setelah itu, dua pekan sebelum hari raya, mulai melakukan pendataan pedagang untuk pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
“Jika hewan yang kita lakukan pemeriksaan itu sehat dan layak untuk diperjual belikan, maka kami berikan tanda berupa benang yang kami kalungkan di leher hewan kurban itu. Persiapan ini pasti kami lakukan sebelum hari raya kurban dilaksanakan, biasanya dua hingga satu pekan sebelum hari H," pungkasnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi