Di tengah tantangan turunnya harga minyak mentah dunia, SKK Migas dan KKKS menyadari, penyebaran COVID-19 juga berpengaruh terhadap strategi kegiatan operasional di lapangan. Namun, sejauh ini tidak ada PHK yang dilakukan perusahaan migas.
Selain menerapkan protokol kesehatan dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di setiap perusahaan migas, KKKS juga secara berkelanjutan telah bergotong royong berpartisipasi memberikan dukungan bantuan penanggulangan COVID-19 yang merupakan bentuk kepedulian kepada stakeholder khususnya di sekitar wilayah operasi.
Misalnya di Kukar, ada bantuan tahap kedua berupa 50 paket bahan pangan pokok yang disalurkan kepada wartawan melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar. SKK Migas – KKKS menyadari besarnya resiko paparan Covid-19 yamg mengancam awak media dalam melaksanakan tugasnya sehingga patut mendapat perhatian dan dukungan dari pelaku Kegiatan Hulu Migas.
"Melalui program Sapa Wartawan ini ingin kami sampaikan bahwa kami memahami kerja jurnalistik. Betapa pentingnya informasi yang diberikan oleh teman-teman. Namun di satu sisi, wartawan harus tetap memperhatikan kondisi kesehatan agar semua berjalan dengan baik," ucap Kepala SKK Migas wilayah Kalsul, Syaifudin.
Diketahui, dukungan tahap ke-1 dalam kegiatan 'Sapa wartawan' telah direalisasikan pada pertengahan April 2020, berupa medical kit dan sembako sebanyak 236 paket yang didistribusi untuk wartawan lokal di lima provinsi (Kaltim, Kaltara, Kalteng, Kalsel & Sulteng), 10 kabupaten/kota yaitu Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Tarakan, Nunukan, Barito Utara, Tabalong, dan Banggai.
Ketua PWI Kukar, Desman Minang Endianto mengucapkan terimakasih terhadap seluruh pihak yang peduli terhadap insan pers di Kukar.
Dia berharap, bantuan dari SKK Migas dan KKKS wilayah Kalsul ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para jurnalis.
"Juga diharapkan bantuan serupa dapat tersalurkan secara berkelanjutan oleh SKK Migas - KKKS," demikian Desman.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi