Kepala Seksi (Kasi) Budidaya Ternak, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Moch Indra Wijaya menambahkan, tercukupinya pasokan daging di Kukar tidak terlepas dari pemberdayaan terhadap peternak lokal.
Untuk kebutuhan daging sapi, sebanyak 70 persen daging berasal dari peternak lokal, sisanya berasal dari luar daerah, seperti dari Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur.
Peternak sapi lokal tersebar di sejumlah Kecamatan di Kukar, diantaranya Samboja, Kota Bangun, Sebulu, Tenggarong Seberang, Muara Badak, Marangkayu dan Loa Kulu.
"Terbesar memang dari peternak lokal. Sedangkan daging beku maupun daging murni yang didatangkan dari luar daerah juga kita ambil dari pengepul di Samarinda," jelasnya.
Walaupun harga daging di pasaran mengalami penurunan, tetapi diprediksi harga kembali normal, bahkan mengalami kenaikan saat memasuki tujuh hari menjelang lebaran.
Hal ini dikarenakan konsumsi masyarakat terhadap daging mengalami peningkatan.
"Mungkin harga ayam bisa mencapai Rp 40.000. Memang fluktuatif," tukasnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi