Ke-10 kasus terkonfirmasi positif tersebut yakni:
1. KK-4, jenis kelamin perempuan, usia 52 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat kontak dengan suami yang merupakan klaster Gowa pada tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 22 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
2. KK-5, jenis kelamin laki-laki, usia 37 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
3. KK-6, jenis kelamin laki-laki, usia 39 tahun dari Kecamatan Tenggarong, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
4. KK-7, jenis kelamin laki-laki, usia 40 tahun dari Kecamatan Tenggarong, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
5. KK-8, jenis kelamin laki-laki, usia 41 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
6. KK-9, jenis kelamin laki-laki, usia 16 tahun dari Kecamatan Samboja, riwayat perjalanan dari Magetan tanggal 19 April 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 22 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
7. KK-10, jenis kelamin laki-laki, usia 18 tahun dari Kecamatan Tenggarong, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 26 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
8. KK-11, jenis kelamin laki-laki, usia 54 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 22 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
9. KK-12, jenis kelamin laki-laki, usia 41 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Gowa tanggal 24 Maret 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
10.KK-13, jenis kelamin laki-laki, usia 20 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Magetan tanggal 17 April 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.
Lanjut Edi, seluruh pasien tersebut sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet Tenggarong Seberang dengan kondisi tanpa gejala baik demam, batuk dan sesak dari awal.
Menurutnya, dari 10 kasus baru ini, dapat dipastikan bahwa Orang Tanpa Gejala (OTG) yang memiliki riwayat perjalanan dapat menularkan virus kepada orang lain.
Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa ternyata hasil test laboratorium virus SARS-Cov2 ini masih bisa terkonfirmasi positif meskipun melebihi masa inkubasi virus selama 14 hari.
TRANSMISI LOKAL
Dengan adanya pasien yang tertular Covid-19 karena ada riwayat kontak dengan salah satu klaster Gowa, maka dapat dikatakan bahwa di Kutai Kartanegara telah terjadi transmisi lokal khususnya di Kecamatan Muara Badak.
Edi juga membeberkan terkait kasus kematian karena COVID-19 di Kutai Kartanegara. Berdasarkan pengembangan definisi kematian COVID-19 terbaru dari WHO yang dirilis per tanggal 11 April 2020, disebutkan bahwa kasus PDP yang probable didefinisikan sebagai kematian karena COVID-19.
"Dengan demikian berarti saat ini terdapat satu kasus kematian PDP di Kutai Kartanegara dengan hasil pemeriksaan laboratorium probable yang disebabkan oleh COVID-19 . Kasus tersebut terjadi pada pasien PDP pada tanggal 7 April 2020," bebernya.
Edi mengingatkan kepada warga untuk selalu jujur dengan riwayat perjalanan yang dilakukan sehingga dapat diantisipasi kemungkinan terpapar Covid-19 baik bagi petugas kesehatan, keluarga maupun masyarakat.
Mulai hari ini, Pemkab Kukar akan melakukan skrining terhadap petugas kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan baik rumah sakit maupun Puskesmas yang sangat memiliki risiko tertular dan juga menularkan.
Skrining ini akan dilanjutkan pada populasi berisiko yang lain untuk melihat seberapa besar penyebaran kasus Covid-19 di Kutai Kartanegara.
Dengan tambahan 10 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, total kasus di Kukar berjumlah 13 Orang, dengan 1 orang masih dalam perawatan di RSUD AM. Parikesit, 10 Orang diisolasi di Wisma Atlet Tenggarong Seberang dan 2 orang dinyatakan sembuh.(*)
Penulis: Reza Pahlevi
Editor: M.Huldi