Sarana tersebut yakni program belajar dari rumah yang disiarkan lewat lembaga penyiaran publik yakni Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan program Ibu Pertiwi Memanggil di Radio Republik Indonesia (RRI).
"Jadi jangan memaksakan harus serba android, TVRI dan RRI kan bisa menjangkau seluruh daerah," kata Ikhsan, Selasa (21/4/2020).
Selain itu, proses belajar mengajar selama pandemi ini tidak hanya fokus pada hal-hal yang bersifat akademik berbasis kurikulum. Namun, pada prinsipnya, kata Ikhsan, belajar di rumah juga dimaksudkan menambah pengetahuan umum siswa dari program-program yang disiarkan kedua media pemerintah itu.
"Misalnya di situ ada pembelajaran terkait penyebaran corona, itu ada maknanya bagi mereka agar mereka mengetahui. Tidak mesti berkaitan kurikulum," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi