Pasien tersebut bernama Malia M Lenakoly (37) yang tergolong dari klaster Bogor. Dia terkonfirmasi sembuh setelah menjalani dua kali tes laboratorium dengan hasil negatif. Total waktu perawatan semenjak masa isolasi mandiri selama 22 hari, hingga dinyatakan negatif dan dipulangkan.
Dengan begitu, sementara ini tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Kukar.
"Kesembuhan ini patut kira syukuri. Dimana sampai saat ini, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kukar sebesar 100 persen. Mari kita berdoa untuk semuanya semoga pandemi Covid-19 dapat diatasi dan segera berlalu," kata Bupati Kukar Edi Damansyah, Kamis (16/2/2020) malam.
Diketahui, pasien ini menjalani isolasi mandiri sejak 22 Maret 2020. Dia dinyatakan positif Covid-19 pada 30 Maret 2020. Dilakukan pemeriksaan swab kedua, hasilnya keluar pada pada 4 April 2020 dan dinyatakan negatif.
Kemudian untuk meyakinkan kembali bahwa pasien telah sembuh, dilakukan uji swab ke tiga yang hasilnya keluar hari ini dan dinyatakan negatif.
Edi berpesan kepada Malia agar menjadi contoh bagi keluarga dan lingkungan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.
"Tetap melakukan program jaga jarak secara fisik jika beraktivitas dan meneruskan isolasi di rumah 14 hari ke depan," pesan Edi.
Malia mengucapkan terimakasih kepada tim gugus tugas khususnya petugas medis yang merawatnya dengan baik dan nyaman selama sakit.
Dia mengaku menikmati proses pengobatan yang dilakukan tim medis RSUD AM Parikesit yang sangat baik hingga dinyatakan sembuh.
"Namun senikmat-nikmatnya dirawat, lebih nikmat berkumpul dengan keluarga. Oleh karenanya saya mengimbau seluruh masyarakat agar menaati imbauan physical distancing dan tetap berada dirumah," tukasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi