Hal itu diungkapkan oleh Sekda Kukar Sunggono. Pengawasan tetap dilakukan dengan standar pengamanan yang sudah ada. Karena menurutnya, ada sesuatu hal yang sangat mendesak yang membuat ODP tersebut kabur dari wisma atlet.
"Yang kemarin itu kan, sampai dia melarikan diri itu karena ada keperluan mendesak. Katanya ada keluarganya yang meninggal, tapi kemudian menyadari tidak bisa juga pulang ke kampungnya, jadi dia kembali ke wisma," kata Sunggono kepada Korankaltim.com, Senin (13/4/2020).
Tim Gugus Tugas, menurut Sunggono, yakin bahwa tidak akan ada yang berani kabur dari tempat isolasi hanya karena alasan remeh.
Para ODP yang diisolasi disana sudah sadar bahwa sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain jika meninggalkan wisma.
"Seperti Pak Bupati bilang, kita mengutamakan kesadaran warga masyarakat. Kesadaran individu itu yang lebih kita utamakan dalam isolasi ini," tutupnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi