“Semua pelajar dan mahasiswa yang dipulangkan pagi ini semua sehat dan tidak ada gejala yang mengacu pada covid-19,” kata Yuli sapaan akrabnya kepada korankaltim.com pagi tadi
Untuk memberikan ketenangan dan turut serta mendukung kepatuhan masyarakat terhadap anjuran dan imbauan yang disampaikan pemerintah, semua pelajar dan mahasiswa yang dipulangkan pagi hari ini diberi surat keterangan telah usai mengikuti karantina.
“Surat keterangan ini bukti bahwa mereka sudah selesai mengikuti protokoler dalam penanganan penanggulangan penyebaran covid-19. Jadi seteleh melewati masa 14 hari kita karantina ini, adik-adik ini dinyatakan sudah lepas dari masa inkubasi, andaikan tertular pada saat ditempat asal sebelum dikarantina atau tertular saat perjalanan, secara teori insyaAllah itu sudah aman,” papar Yuli.
Meskipun demikian, seluruh mahasiswa dan pelajar yang dipulangkan ini tetap harus melakukan isolasi diri di rumah masing-masing dan melakukan panduan sesuai anjuran pemerintah dan WHO yakni physical distancing, prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta wajib gunakan masker saat berada di luar rumah.
“Phisycal distancing minimal satu meter dengan siapapun, meskipun dengan orang tua kita, karena kita tidak tahu orang tua kita dalam beraktivitas diluar dia ketemu siapa saja, jadi tetap menjaga diri dan selalu bermasker dan PHBS, berpikiran positif agar imunitas kita terjaga dengan baik, tidak panic dan stress,” tegas Yuli.
“Dan yang terpenting ialah karena mereka ini ditempa 14 hari saat karantina, kami berharap mereka ini menjadi agen perubahan, jadilah agen of change di keluarganya, lingkungan masing-masing dan lingkungan yang lebih luas dengan menggunakan jejaring sosial yang dimiliki dengan cara berkampanye tentang pentingnya karantina dan kenapa kita harus patuh terhadap pentingnya anjuran yang disampaikan pemerintah terkait perang melawan covid-19 ini,” pungkasnya. (*)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur