"Para pekerja kita seperti penjual bakso, penjual pentolan dan ojek atau yang lainnya itu sudah ada datanya," kata Edi, Rabu (1/4/2020).
Dari data tersebut, kata Edi, pihaknya sudah memiliki gambaran orang-orang yang dapat dipekerjakan sebagai relawan.
Bahkan, mereka sudah dihubungi dan ditanya mengenai kesiapannya. Namun, menurut Edi, tidak semuanya akan mengambil bagian.
"Nanti dikroscek kembali. Kalau sistem rekrutmennya juga nanti akan kita sediakan media tersendiri," pungkasnya.
Untuk diketahui, perekrutan pekerja informal sebagai relawan penanganan Covid-19 ini merupakan salah satu poin rencana strategis Pemkab Kukar dalam menanggulangi dampak sosial dan ekonomi selama memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi