Persiapannya dipantau langsung oleh Kepala Gugus Tugas Sunggono dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Martina Yulianti.
Martina menyebutkan, ruangan wisma ini dikondisikan agar mendekati standardisasi ruangan isolasi pasien yang idealnya memang harus ruang bertekanan negatif atau udara dalam ruangan yang terkendali agar tidak menyembur ke luar.
"Untuk Covid ini, paling penting dia tidak bercampur dengan pasien yang lain, dan petugas menggunakan APD (Alat Pelindung Diri)," kata Martina kepada korankaltim.com.
Menurut Martina, tidak memungkinkan untuk saat ini menyediakan ruang isolasi yang benar-benar memenuhi standar medis.
Selain itu, jumlah ODP juga cukup banyak. Namun, wisma atlet yang letaknya jauh dari pemukiman juga memenuhi kriteria sebagai kawasan isolasi.
"Kemudian orang yang sudah ditetapkan untuk isolasi mandiri itu, tidak berkumpul dengan masyarakat biasa. Tracking (penelusuran) kita juga sudah bagus dan kita sudah temukan orang-orang yang ada riwayat kontak dengan pasien," pungkasnya
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi