"Tolong lah mengerti saudara-saudaraku, kita memang tidak boleh panik, tapi kita harus waspada. kita semua sudah diminta untuk menjaga jarak sosial atau social distancing, ayo kita patuhi dan jangan jadi orang yang bebal, lebih baik di rumah saja," kata Yuli kepada KORANKALTIM.COM, Senin (23/3/2020).
Yuli mengungkapkan kerja sama dalam meminimalisir penyebaran virus ini bisa dilakukan dengan dukungan masyarakat Kukar dengan melakukan apa yang diimbau oleh Pemerintah.
Menurutnya, tenaga medis menjadi garda terdepan untuk penanganan virus mematikan ini. Jika bisa memilih, tentunya mereka akan memili di rumah saja. Namun, karena panggilan profesi, tentunya harus bertugas demi memastikan keselamatan seluruh warga.
Dia meminta warga keluar rumah hanya dilakukan untuk hal-hal yang sangat penting. Seperti membeli makanan, berobat dan memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.
"Kalau kalian sayang kepada kami, supaya kami tetap dan selalu ada ketika kalian sakit, maka sekarang tetaplah di rumah kalian masing-masing, jangan berkeliaran tidak jelas, jangan membuat acara seolah tidak ada perang dengan virus, jangan ngeyel kalau di kasih tahu oleh orang yang tahu, jaga jarak sosial," demikian Yuli.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi