Uniknya, salah satu hasil notulensi menyebut bahwa Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi terjangkit Covid-19 alias virus Corona.
Ada enam poin hasil notulensi. Poin yang menyebutkan wagub terjangkit corona ada di poin E. Notulen bertanggal 2 Maret 2020.
DPMPTS Kukar terpaksa harus mengklarifikasi beredarnya foto surat ini.
“Sebenarnya tidak ada itu, dan dalam rapat kemarin tidak ada membahas itu, kami pun bingung setelah rapat umum kemarin saya men-draft surat-surat kawan-kawan yang ada disini, saya ya kaget saja kok ada seperti itu,” kata Sekretaris DPMPTSP Sri Ridayani kepada KORANKALTIM.COM, Senin (16/3/2020).
Sri mengungkapkan, pembahasan rapat yang dilakukan adalah untuk membahas langkah antisipasi terkait memaksimalkan pelayanan perizinan di tengah maraknya keresahan yang timbul disebabkan wabah virus corona saat ini.
“Kan rapat kemarin itu langkah upaya kita mengantisipasi layanan kepada kawan-kawan dan untuk menyiapkan pendampingan dan lainnya. Saya pun belum lihat (langsung, Red). Lihat di media sosial sudah, tapi saya belum memastikan, karena saya sendiri belum tahu. Dan bapak (Kadis) saja bingung, dan beliau konfirmasi ke saya, ini dari mana,” ungkapnya.
Saat ini, DPMPTSP mencoba menelusuri dari mana sumber foto notulen rapat yang ditengarai menjadi keresahan bagi warga Kaltim. “Kami juga masih telusuri ini darimana datangnya itu, tapi yang jelas kami sedang men-safety itu mengantisipasi itu, beliau (Kadis) melayangkan surat edaran yang menyebutkan layanan tetap jalan, terkait aduan, konsultasi teknik online dan peralatan standar dan membatasi kawan-kawan untuk tidak berkerumu. Yang jelas kita tetap menunggu perintah dan arahan-arahan dari Pemerintah Kutai Kartanegara,” demikian Sri.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi
Klarifikasi Wabub Kaltim Terkait Hoaks Corona*