“Ini memang aset Pemkab, yang dulunya merupakan garasi untuk armada Damkar kita, kemudian seiring berjalannya waktu dijadikan gudang saja. Tentu harapannya nanti PWI Kukar ini punya gedung yang permanen,” kata Edi disambut tepuk tangan meriah.
Ia pun tak segan memberikan pujian kepada PWI Kukar yang dianggapnya cerdas dalam memanfaatkan momentum di setiap pertemuan yang dilakukan bersama Pemkab Kukar. “PWI Kukar ini cerdas, setiap ada momen diskusi, seperti saat lalu minta izin ke kita untuk agenda pelantikan, bilang juga belum ada sekretariat. Ya, kalau itu bisa dikomunikasikan dengan baik, saya rasa mudah saja mekanismenya, karena kan ada aset Pemkab yang belum termanfaatkan, contohnya bangunan ini,” ungkapnya.
“Untuk pertama ini jangan yang mewah-mewah lah, segala sesuatu itu dimulai dari yang kecil. Seperti hari ini, tentu harapannya ke depan keberadaan PWI Kukar ini membawa dampak yang besar baik bagi anggota maupun masyarakat Kukar,” harap Edi.
Ia pun mengakui, selama ini keberadaan PWI Kukar bisa dikatakan belum sekompak saat ini. “Sekretariat ini menjadi wadah wartawan yang memang selama ini tercerai-berai, disinilah kalian beraktivitas, ini awal dan tentu akan ada rencana yang lebih besar. Tidak hanya fungsi tugas jurnalistik saja tapi fungsi sosial dan edukasi ke masyarakat yang bisa dikolaborasi dengan Pemkab,” tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi