Beberapa waktu lalu juga telah digelar apel kesiapsiagaan antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Makopolres Kukar oleh seluruh stakeholder terkait.
Berkaca dengan peristiwa kebakaran parah di Australia, Dandim 0906/TGR, Letkol (INF) Charles Alling menceritakan pengalaman personel TNI yang dikirim ke Royal Australian Air Force (RAAF) Base Richmond, New South Wales (NSW), untuk pengendalian Karhutla pada 2 Februari 2020 lalu.
Kukar, kata dia, masih sangat diuntungkan dengan jarang sekali terjadi badai angin kencang seperti dialami negari kangguru tersebut.
"Terkadang, man power yang dimiliki mereka tidak sepadan dengan cakupan luas wilayahnya, sehingga mereka sangat kewalahan. Bahkan, areal pemukiman pun tersasar juga," ujar Alling bercerita.
Tahun ini, kata Alling, adalah yang paling ekstrem. Australia dibantu satu satuan setingkat kompi TNI. "Walaupun konteksnya dalam pendekatan diplomatik yang kita miliki," sebutnya.
Melihat kesiapan Kukar, Alling mengapresiasi Polres Kukar dan Pemkab Kukar untuk menetapkan pola kerja yang jelas dan sebagai pertanggungjawaban moral.
Dalam hal ini, TNI secara sistemik siap dan harus mampu dikerahkan secara cepat.
"Titik berat daripada itu, bagaimana kita terus mensosialisasikan supaya masyarakat maupun pelaku usaha mengerti bahwa ini adalah atensi bersama," demikian Alling.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi