"Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Kukar Edi Damansyah kepada Dinas Kesehatan, agar melakukan langkah-langkah sigap menghadapi kemungkinan penyebaran virus corona di Kukar," kata Martina kepada Korankaltim.com, Jumat (6/3/2020).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Kesehatan, Puskesmas-Puskesmas se-Kukar, serta RSUD AM Parikesit, juga Komite pencegahan dan pengendalian Infeksi (PPI) RSUD AM Parikesit.
Dibahas mengenai alur penanganan virus corona dari asal pasien hingga ke RSUD A.M. Parikesit melalui fasilitas hotline 082251171009 yang dibuka selama 24 jam.
"Petugas medis Puskesmas juga mendapat pengetahuan tentang penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap khusus penanganan Corona Virus oleh Komite PPI RSUD AM Parikesit," ujarnya
Dengan menghubungi hotline tersebut, petugas hotline akan melakukan anamnesa dan memberikan edukasi kepada penelpon terkait pengendalian dan pencegahan infeksi. Petugas puskesmas ataupun rumah sakit terdekat akan melakukan evakuasi kemudian akan mensterilkan jalur yang akan dilewati oleh pasien dan melakukan disinfeksi lingkungan.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi