"Korban sebanyak 16 KK, 59 jiwa dengan 14 rumah ludes. Api baru padam sekitar jam 04.30 WITA. Tidak ada korban jiwa, Alhamdulillah," katanya kepada KORANKALTIM.COM Rabu (12/2/2020).
Mawardi mengatakan, saat ini, sudah didirikan posko bencana oleh jajaran Kampung Siaga Bencana (KSB) Kota Bangun. Kerugian akibat musibah ini sementara diprediksi mencapai Rp3 miliar lebih.
"Semua unsur KSB di Kota Bangun sudah saya kerahkan semua. Bantuan juga datang dari Pemkab, arahan Pak Sekda karena ini kawasan padat penduduk," ungkapnya.
Saat kejadian, semua alat pemadam kebakaran yang ada di desa dikerahkan. "Semua alat PMK yang ada di desa turun semua, di 12 desa beserta pasukannya turun semua, kemudian juga dari KSB Linmas kami juga turun," tegasnya.
"Saat ini korban membutuhkan sembako dan juga pakaian serta selimut, sementara untuk jumlah anak-anak balita dan bayi masih kami lakukan pendataan," pungkasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi