"Yang tidak kalah penting, 'ngajeni' (menghormati). Selaras dengan apa yang saya dapat di Akmil, kami selalu didoktrin senior bahwa pimpinan TNI-Polri adalah pimpinan kita semua. Sudah selayaknya nilai-nilai penghormatan patut diberikan," kata Alling dalam sambutannya.
Muktiono menyampaikan rasa bangga atas hubungan erat yang telah dibangun Kapolri dan Panglima TNI selama ini. Ituharus dicontoh jajaran terbawah.
"Jadi jangan lagi kita kampungan kayak zaman dulu, bekelahi aja, udah enggak zaman tuh," kata Jendral bintang dua itu.
Sinergisitas ini, lanjutnya, harus dipertahankan sampai kapan pun. Kendati beda tugas, tujuannya sama untuk mempertahankan NKRI. Dia mengajak hadirin seisi ruangan untuk memperhatikan tarian khas setiap daerah.
Tarian perang, kata dia, selalu jadi tarian kebanggaan setiap daerah yang artinya konflik horizontal itu rentan sekali terjadi. Sehingga di situlah TNI-Polri hadir untuk segala bentuk kemungkinan.
"NKRI ini, tiangnya ya kita bedua (TNI-Polri). Kalau kita diadudomba, enggak kompak, selesai," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi