Pengunjung Pulau Kumala Meningkat Saat Libur Tahun Baru
1 menit baca1.319 kali dibaca

KORANKALTIM.COM,TENGGARONG--Ruas jalan Kota Tenggarong dalam dua hari terakhir terlihat sangat padat.
1 menit baca1.319 kali dibaca

KORANKALTIM.COM,TENGGARONG--Ruas jalan Kota Tenggarong dalam dua hari terakhir terlihat sangat padat.
Puncak kepadatan terjadi pada Rabu (1/1/2020) kemarin. Terutama di ruas jalan di kawasan area parkir Jembatan Repo-Repo dan sekitarnya. Meskipun begitu, koordinasi yang baik antara petugas dari Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Polres Kukar, kepadatan kendaraan wisatawan tidak menyebabkan kemacetan yang berarti.
“Kemarin sangat padat, namun tidak menyebabkan kemacetan, kendaraan yang melintas tetap bisa berjalan secara perlahan. Memang sebelumnya untuk mengatasi puncak liburan tahun baru ini kami sudah lakukan rapat koordinasi dengan Dishub, Satpol PP dan Lantas Polres Kukar,” kata Kepala Dispar Thauhid Afrilian Noor kepada KORANKALTIM.COM, Kamis (2/1/2020).
Menurut Thauhid, terjadi kenaikan kunjungan wisatawan, khususnya di Pulau Kumala. Dari data yang diperoleh ada sebanyak 10.000 lebih pengunjung.
“Dari data yang kami himpun ada sebanyak 10.318 orang yang berkunjung ke Pulau Kumala pada puncak liburan tahun baru kemarin, 1 Januari 2020. Jumlah itu terdiri dari 7.610 dewasa dan 2.708 anak-anak. Dengan jumlah kendaraan 1.549 roda dua dan 30 roda empat,” ungkapnya.
Data ini mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun lalu meskipun tidak begitu signifikan. Namun, tentu ini cukup menggembirakan karena objek wisata Pulau Kumala tetap punya daya tarik tersendiri bagi para pelancong dari berbagai daerah.
“Tahun ini kita juga sudah menerapkan e-Ticketing, jadi pengunjung Pulau Kumala lebih dipermudah dan akuntabilitas data bisa lebih akurat,” demikian Thauhid.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG