"Mendongeng atau yok bekesah ini adalah hadiah dari kami Muslimah Preuneur Community yang memang basic nya adalah komunitas Muslim yang bergerak di bisnis untuk anak-anak TK sederajat ini di penghujung liburan akhir tahun mereka," kata Eva kepada korankaltim.com disela acara tadi.
Menurut Eva selain kegiatan persembahan Muslimah Preuneur Community bagi anak-anak, kegiatan mendongeng ini juga menjadi agenda sosial rutin setiap tahunnya untuk turut memberikan edukasi kepada anak-anak betapa pentingnya literasi di era globalisasi digital seperti sekarang ini. "Diikuti TPA, TPQ sederajat yang ada di sekitaran Tenggarong, namun tidak semuanya, karena target kita memang 200 awalnya, namun hingga tadi yang ikut total ada 300 an anak," ungkapnya.
Pemateri yang dihadirkan langsung merupakan dari anggota Muslimah Preuneur Community sendiri. Selain bertujuan agar tidak melupakan pentingnya edukasi literasi melalui mendongeng, pihaknya juga mengajarkan kepada orang tua wali anak yang turut mendampingi pada acara ini pentingnya mendongeng tanpa adanya unsur kebohongan. "Memberikan edukasi dan pesan-pesan yang bermanfaat tetapi Yok Bekesah Muslimah Preuneur ini unik karena mengkhususkan pada kisah-kisah yang islami dan nilai kehidupan serta tidak ada unsur-unsur kebohongan atau khayalan yang biasa kita temukan di dongeng-dongeng," pungkas Eva. (*)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur